Summary
Di dunia di mana takdir ditulis dan kekuatan menentukan kelangsungan hidup, Arthur Nightingale tidak pernah dimaksudkan untuk bersinar.
Ketika dia terbangun di dunia Saga of the Divine Swordsman, dia bukan pahlawan yang ditakdirkan, penjahat, atau bahkan karakter sampingan utama—dia adalah tambahan. Bukan siapa-siapa. Sosok latar belakang belaka dalam bayang-bayang Lucifer Windward, protagonis yang dikuasai yang suatu hari akan naik melampaui dewa.
Tapi Arthur tahu yang sebenarnya.
Dunia yang sekarang dia tinggali sudah hancur. Plotnya ditakdirkan untuk kehancuran yang dahsyat, dan apa yang disebut “jenius” tidak akan cukup untuk menghentikan gelombang kehancuran. Berbekal pengetahuan tentang peristiwa masa depan dan keinginannya sendiri untuk menentang takdir, Arthur menolak untuk menjadi hanya tambahan.