Durarara!! LN - Volume 4 Chapter 7
KATA PENUTUP
Halo, semua pembaca Durarara!! , sudah lama kita tidak bertemu. Saya Ryohgo Narita.
Kisah ini adalah sekilas tentang kehidupan sehari-hari para tokoh, sedikit selingan di antara cerita-cerita yang lebih besar. Lain kali, saya berharap dapat menghadirkan perkembangan yang jauh lebih mengerikan.
Ketika saya mulai menulis buku ini, jadwal saya akhirnya berbenturan dengan sekitar empat tenggat waktu lainnya. Intinya, ini membuat tiga hari terakhir sebelum pengajuan menjadi malam-malam tanpa tidur, dan setelah tidur semalaman penuh, saya mengalami pendarahan dalam urin saya, dan saat saya menulis kata penutup ini, perut saya sakit sekali. Begitulah parahnya keadaan saat itu.
Saya perlahan pulih sekarang, kecuali bagian perut saya, tetapi saya menyadari bahwa dengan kecepatan ini, saya tidak akan bertahan lama, dan saya akan istirahat beberapa bulan sebelum melanjutkan buku saya berikutnya… Saya mohon maaf atas hal itu.
Sedangkan untuk seri saya yang lain, Baccano!, animenya saat ini sedang ditayangkan ulang sesuai permintaan, di internet, dan siaran satelit. Pada saat buku ini terbit, seharusnya sudah ada gim Nintendo DS-nya juga. Saya menulis sebuah cerita yang setara dengan hampir sepertiga dari salah satu volume tersebut, jadi jika Anda tertarik, silakan baca cerita tersebut bersamaan dengan anime dan novel aslinya.
Untuk rencana masa depan saya, saya akan mengunjungi dokter jika saya tidak segera merasa lebih baik—tetapi selain itu, saya akan bergantian menulis Vamp!, 5656 !, Baccano ! 1710 , lalu Durarara!! , mudah-mudahan dengan beberapa cerita pendek “Hariyama-san di Pusat Dunia”. Saya merasa tidak enak karena memperlambat segalanya bagi pembaca yang hanya mengikuti satu seri, tetapi hei, jika itu membuat Anda mencoba salah satu karya saya yang lain…
Terakhir, ucapan terima kasih saya seperti biasa.
Kepada semua orang di redaksi Dengeki yang menyetujui berbagai kegilaan penjadwalan, orang-orang di percetakan, para pemeriksa naskah, dan editor saya, Bapak Papio, yang bahkan datang di hari liburnya untuk bekerja bersama saya.
Kepada Kazuma Kamachi dan Mamizu Arisawa, atas dukungan mereka terhadap referensi saya terhadap karya mereka, dan kepada banyak penulis lain atas saran mereka, termasuk Makoto Sanda dan Suzu Suzuki.
Kepada staf Smile Café Roots, karena mengizinkan saya menggunakan mereka dalam cerita ini.
Dan kepada teman, kenalan, dan keluarga.
Kepada Suzuhito Yasuda, karena telah bersabar dengan jadwal saya yang mendadak, membaca seluruh cerita, dan menyediakan ilustrasi yang sesuai.
Dan yang terpenting, untuk Anda para pembaca.
Terima kasih banyak!
Saya harap bisa bertemu Anda lagi di kehidupan sehari-hari Ikebukuro yang unik!
Ryogo Narita
