Baca Light Novel LN dan Web Novel WN,Korea,China,Jepang Terlengkap Dan TerUpdate Bahasa Indonesia
  • Daftar Novel
  • Novel China
  • Novel Jepang
  • Novel Korea
  • List Tamat
  • HTL
  • Discord
Advanced
Sign in Sign up
  • Daftar Novel
  • Novel China
  • Novel Jepang
  • Novel Korea
  • List Tamat
  • HTL
  • Discord
Sign in Sign up
Prev
Novel Info

Kisah Kultivasi Seorang Regresor - Chapter 808

  1. Home
  2. Kisah Kultivasi Seorang Regresor
  3. Chapter 808 - Penutup
Prev
Novel Info

Chapter 808: Kata Penutup.

Halo, para pembaca yang budiman.

Ini Tremendous.

Setelah sekian lama, A Regressor’s Tale of Cultivation akhirnya selesai.

Sungguh…

Jauh di lubuk hatiku, aku merasakan perasaan ringan sekaligus anehnya sendu.

Saat menulis ini, Kurasa Aku bersenang-senang.

Tentu saja, jika seseorang berkata padaku, “Kau sangat menikmatinya, kembalilah dan tulis ulang semuanya!”

Aku merasa kondisi mentalku akan langsung runtuh di tempat.

Bagaimanapun…

Jika Aku harus menulisnya lagi, itu akan sulit, Tapi itu benar-benar sebuah cerita yang ku anggap menyenangkan dan memuaskan.

Terutama aktualisasi diri.

Ada begitu banyak adegan yang membuatku berpikir, “Aku benar-benar harus menulis ini,” dan…

Aku sangat senang bisa menuangkan adegan-adegan itu ke dalam kata-kata.

Inti tematik dari A Regressor’s Tale of Cultivation, yang juga ku sebutkan dalam catatan latar yang ku berikan pada Artist webtoon, adalah…

“Bersyukur atas kehidupan.”

Tidak ada satu pun hal yang kita nikmati…

Tidak ada seberkas sinar matahari, tidak ada hembusan udara, bahkan tidak ada sebutir pasir pun, yang benar-benar dijamin akan kita miliki.

Sejujurnya, fakta bahwa planet ini belum musnah akibat meteor, atau bahwa badai matahari belum menghancurkan Bumi, itu sendiri merupakan keajaiban.

Setiap detail dari keberadaan kita saat ini adalah sebuah kebetulan dan keajaiban…

Jadi, Aku ingin mengungkapkan rasa syukur pada dunia ini.

A Regressor’s Tale of Cultivation adalah sesuatu yang diciptakan saat mencari alasan untuk bersyukur atas kehidupan.

Kau dapat menganggap tema utamanya sebagai perenungan mengapa kita harus bersyukur atas kehidupan.

Di bawah pertanyaan, “Mengapa kita harus bersyukur atas hal yang disebut kehidupan ini?” Aku terus melontarkan pertanyaan-pertanyaan itu berulang kali pada Seo Eun-hyun.

Dan jawabannya adalah…

Karena ada begitu banyak kesempatan berharga.

Karena waktu yang telah berlalu tidak akan pernah kembali.

Karena meskipun ada koneksi yang buruk, koneksi yang baik juga pasti ada.

Karena tindakan sukacita, marah, duka, menikmati, mencintai, membenci, dan menginginkan sesuatu dalam hidup itu sendiri adalah sesuatu yang patut disyukuri.

Karena ada seseorang atau sesuatu yang bisa kita salahkan.

Dan bahkan ketika tidak ada target yang disalahkan, tindakan sederhana kita sebagai manusia yang tidak sempurna yang mencari jawaban bersama-sama itu sendiri adalah kebahagiaan.

Karena hidup adalah keajaiban.

Dan mungkin, sederhananya…

Hanya karena kita bisa bersyukur.

“Karena dunia ini adalah keajaiban, maka segala sesuatu di dalamnya juga merupakan keajaiban” adalah apa yang ingin ku diskusikan bersamamu, para pembaca, melalui A Regressor’s Tale of Cultivation.

Dan Kurasa Aku senang bisa mewujudkan begitu banyak adegan yang membahas “hidup adalah keajaiban” dan mempersembahkannya pada kalian semua.

Seo Eun-hyun memenggal kepala Makli Hyeon.

Seo Eun-hyun mengalahkan Makli Wangshin dan memberi murid-muridnya kesempatan.

Seo Eun-hyun mengucapkan terima kasih di bawah pohon raksasa.

Seo Eun-hyun mendaki ke Ultimate Pinnacle, menembus fenomena Penolakan Surgawi, dan kembali merenungkan betapa berharganya sebuah hubungan.

Seo Eun-hyun menerobos Kesengsaraan Surgawi dan naik ke bawah langit bersama Formless Sword.

Seo Eun-hyun, bersama dengan Buk Hyang-hwa, menyadari bahwa hidup adalah keajaiban dan membiarkannya pergi…

Dan di luar itu, Jeon Myeong-hoon, meneriakkan amarahnya saat menyaksikan kejatuhan Sekte Golden Divine Heavenly Lightning.

Para tetua Black Ghost Valley mengorbankan diri mereka untuk melindungi Black Ghost Valley yang sedang menuju kehancuran karena Kang Min-hee.

Azure Tiger Saint meledak dan menunjukkan arti sebenarnya menjadi seorang bintang.

Entering Heaven Beyond the Path Mad Lord, Hati Cinta.

(Hati Yeon (然/Alam), Hati Yeon (緣/Takdir), Hati Yeon (戀/Kerinduan) semuanya digabungkan menjadi Hati Yeon (戀/Cinta)—ini adalah kalimat yang sangat ingin ku tulis sejak awal pengerjaan karya ini.)

Adegan di mana Yeon Wei dan Hon Won saling memaafkan, berdamai, dan bersatu kembali di dalam rumah besar yang terbakar.

Saat-saat terakhir Seo Hweol—Selamat tinggal, Daois Seo…

Dan juga, kemajuan Star Genesis Supreme Deity!

Aku sangat ingin menulis tentang kemajuan Star Genesis Supreme Deity dan Pemilik Myriad Star sehingga setiap kali aku merasa seperti A Regressor’s Tale of Cultivation itu sendiri yang berbicara padaku sampai-sampai aku ingin berteriak…

Aku ingat betapa kuatnya keinginanku untuk menulisnya sampai-sampai Kupikir aku akan kehilangan akal sehat.

“Star Genesis Supreme Deity, Star Genesis Supreme Deity harus ditulis.”

“Sekalipun prosesnya berantakan, setidaknya Star Genesis Supreme Deity tetaplah yang terpenting!”

Dengan kegilaan seperti itu, aku berlari sampai ke sini.

Menyiapkan para penjahat juga menyenangkan.

Yuan Li, sebagai bos yang mengakhiri Arc utama pertama, agak sulit dihadapi.

Namun, menyelesaikan kisah karakter-karakter seperti Mad Lord, Seo Hweol, dan Great Mountain Supreme Deity benar-benar menyenangkan.

Sama halnya dengan Hong Fan.

Dalam arti tertentu, para penjahat itu adalah cerminan diriku sendiri.

Jadi kurasa aku selalu lebih mendukung para penjahat daripada Seo Eun-hyun, memproyeksikan diriku ke dalam diri mereka, dan membuat mereka melawan Seo Eun-hyun.

Mad Lord dengan penampilannya yang mengerikan (penulisnya juga terlihat agak lucu), dan Seo Hweol, yang mengendalikan informasi sehingga lawan tidak pernah bisa melihat apa yang sebenarnya terjadi.

Hong Fan, yang masih sangat muda dan berhati lembut…

Semua penjahat yang terlibat dalam A Regressor’s Tale of Cultivation.

Semuanya adalah diriku.

Sungguh…

Ini merupakan perjalanan yang panjang.

Pada akhirnya, Aku merasa berhasil mengakhiri cerita dengan baik… jadi banyak emosi yang berbeda menghampiriku.

Aku merasa bangga, sedikit sedih, dan rindu…

Juga sudah diperbarui.

Tentu saja…

Jujur saja, kalau aku harus membocorkan sedikit informasi yang terlalu pribadi tentang akhir cerita dan segala hal di sekitarnya:

Pada tahap awal, A Regressor’s Tale of Cultivation belum memiliki latar dan detail, akhir cerita, atau bos terakhir yang didefinisikan dengan jelas seperti sekarang.

Latar dan akhir cerita A Regressor’s Tale of Cultivation berlatar sekitar siklus ke-4 atau ke-5…

Bisa dibilang Aku mengunci tema-tema itu saat menulis sekitar Chapter 25. (*Tentu saja, bukan tema intinya. Tema intinya sudah ada sejak cerita ini menjadi cerita regresi tak terbatas…)

Dan jika Kau bertanya, “Lalu apa maksudmu ketika mengatakan bahwa Kau telah mempersiapkannya empat tahun yang lalu?”…

Yang ku miliki saat itu adalah World Building yang akan membentuk kerangka dari A Regressor’s Tale of Cultivation.

Berbagai Setting lainnya.

Ide tentang seorang protagonis yang menggunakan pedang transparan.

Kisah seorang protagonis yang pantang menyerah dan, dengan semacam kegilaan, mencapai satu tujuan.

Namun, tokoh protagonis itu bukanlah ‘Seo Eun-hyun’.

Kurasa pertama kali dunia A Regressor’s Tale of Cultivation dan protagonis Seo Eun-hyun benar-benar ditetapkan sebagai inti dari World Building yang akan mengembangkan ide-ide tersebut adalah… ketika dia memenggal kepala Makli Hyun.

Dan mungkin ketika dia terbangun melalui murid-muridnya dan menunjukkan Endless Mountains Beyond Mountains, World Building itu akhirnya dikonfirmasi dengan baik.

“Ah, ini pasti berhasil, aku yakin. Jika ceritanya seperti ini, jika tokoh utamanya adalah orang ini, dia bisa mencapai akhir. Dalam World Building ini, aku harus memasukkan semua latar yang telah kubuat, para pemeran, jalur perkembangan yang telah kurencanakan untuk tokoh utama… semuanya.”

Dan yang selesai adalah dunia A Regressor’s Tale of Cultivation.

Konsep dunia yang ku buat awalnya bukan untuk satu cerita tertentu.

Beberapa Setting tersebut bahkan merupakan hal-hal yang ingin ku gunakan dalam karya yang sepenuhnya berbeda.

Namun, begitu Aku akhirnya memiliki protagonis yang tampaknya tidak akan pernah menyerah hingga akhir…

Aku menyadari Seo Eun-hyun mampu mengemban semua latar dan cerita ini.

Jadi Aku mulai mengambil latar yang awalnya ingin ku gunakan di cerita lain dan menggabungkannya ke dalam dunia yang sudah ada, menempelkannya, membangun logika agar semuanya saling berkaitan…

Dan itulah mengapa Aku sering vakum di awal-awal.

Para pembaca awal pasti sudah tahu: sebelum seri ini berbayar, jadwal rilisku benar-benar berantakan, dan Aku mengambil istirahat selama seminggu, lalu hanya merilis bab-babnya di akhir pekan… sungguh kacau.

Bahkan sekarang, jika Kau melihat kembali jadwal rilis awal Munpia, Kau dapat melihat betapa kacaunya hal itu.

Sebagian alasannya adalah karena Aku tipe orang yang suka menghindari masalah, dan dulu Aku malas sebelum akhirnya menemukan ritme kerja yang tepat.

Namun alasan jadwalnya sangat kacau adalah karena pada saat itu, Aku sedang melakukan penyesuaian besar-besaran pada alur cerita dan menciptakan logika internal cerita.

*Tentu saja, liburan tanggal 1 April bukanlah lelucon April Fool. Ayahku benar-benar menyeretku ke Provinsi Gangwon untuk menggali kentang, dan menyeretku sampai ke ladang kentang di ujung Gangwon, jadi aku tidak punya pilihan.

Mungkin itu sebabnya aku akhirnya menulis adegan-adegan di mana, alih-alih hanya meninggalkan kentang sebagai simbol kecil kebaikan, aku malah memaksanya masuk ke tenggorokan Hong Fan… mungkin itu caraku melampiaskan dendam.

Sejujurnya, karena perjalanan menggali kentang itu, A Regressor’s Tale of Cultivation bisa saja dihentikan saat itu juga.

Kalau dipikir-pikir lagi, aku pun merasa itu konyol…

Kentang memang enak, tapi kenangan itu membuatku pusing.

Aku mengambil cuti seminggu penuh untuk menyelaraskan Setting dan menyelesaikan struktur plot utama, berencana untuk merilisnya secara besar-besaran di akhir pekan—lalu malah disuruh menggali kentang di akhir pekan itu juga.

Seandainya, pada saat itu, para pembaca marah dan berhenti membaca seri ini, A Regressor’s Tale of Cultivation benar-benar akan berakhir di situ…

Aku hanya bisa sangat berterima kasih pada mereka yang tidak marah dan tidak menghapusnya dari daftar favorit mereka selama insiden penggalian kentang tersebut.

Bagaimanapun, setelah itu, pelajaran “Saat ini. Saat ini juga. Aku tidak butuh harapan samar yang mungkin atau mungkin tidak akan datang di masa depan” benar-benar terukir [sampai ke tulang] di hatiku.

Jika Kau menunda-nunda, nanti akan terlambat.

Di masa depan, Kau tidak pernah tahu kapan Kau akan diseret ke ladang kentang, atau diseret ke tempat lain.

Aku menyadari dengan sangat jelas bahwa mengambil jeda sambil membuat alasan seperti “Aku akan merilis banyak karya nanti” bisa sangat berbahaya, dan itu memungkinkanku untuk membangun tema pendukung yang melengkapi tema inti utama.

Bagaimanapun juga, dengan satu cara atau lainnya…

Memang benar bahwa tahap awal A Regressor’s Tale of Cultivation memiliki latar yang sangat berbeda dari sekarang, dan banyak hal yang perlu diselesaikan selama jeda awal tersebut.

Tentu saja, gagasan bahwa bos terakhir akan berhubungan dengan ular hitam, dan bahwa ular hitam ini akan mengikuti protagonis dari awal dan akhirnya bangkit sebagai bos terakhir pada akhirnya—narasi itu sendiri telah ada sejak munculnya dongeng tersebut.

Bisa dikatakan alur cerita utama A Regressor’s Tale of Cultivation hampir seluruhnya direncanakan sekitar siklus ke-6.

Tema intinya sudah ada sejak awal (Aku termasuk tipe orang yang percaya bahwa novel panjang mutlak membutuhkan tema sentral… meskipun jika tidak terlalu panjang, Kurasa cerita itu sendiri sudah cukup).

World Building dalam cerita ini sudah rampung sekitar Chapter 25.

Dan alur ceritanya sudah lebih dari 80 persen selesai sebelum Chapter 50 (sebelum siklus ke-6).

Namun jika berbicara tentang perkembangan karakter…

Segala sesuatunya benar-benar berubah banyak di sepanjang perjalanan.

Yang paling penting, Salt Sea diubah pada siklus ke-17 menjadi orang yang sama dengan Cheongmun Ryeong.

Dan Great Mountain Supreme Deity dan Silver Basket pada awalnya adalah orang yang sama.

Silver Basket, yang merupakan Dewa Pencipta dunia lain, tidak tahan menyaksikan tindakan menyiksa diri sendiri dari bos terakhir dunia A Regressor’s Tale of Cultivation dan perilaku mencekik yang mencoba melarikan diri dari jawaban, jadi dia akan menyerbu dunia itu, merebut Kursi Gunung, memberi nasihat pada Seo Eun-hyun, lalu menyerahkan Kursi Gunung pada Seo Eun-hyun…

Kurasa dia secara garis besar digambarkan sebagai karakter yang pada dasarnya merupakan gabungan dari Salt Sea + Great Mountain + Silver Basket menjadi satu.

Namun Kupikir Great Mountain Supreme Deity harus memiliki dampak sebesar namanya, jadi untuk memberikan dampak itu, Aku memilih alur cerita di mana dia benar-benar memusnahkan kelompok protagonis dan mengubahnya menjadi narasi konflik antara Senior dan Junior.

Jadi, awalnya, bagian kedua dari Alam True Immortal tidak akan dipisahkan dari arc Audience Chamber, dan Heuk Sa seharusnya muncul sebagai bos terakhir.

Namun pada akhirnya Aku memisahkannya dari arc Audience Chamber dan menjadikan Great Mountain Supreme Deity sebagai bos terakhir dari arc Alam True Immortal.

Selain itu, Heuk Sa pada awalnya sebenarnya adalah orang yang sama dengan Heavenly Punishment Supreme Deity,

Ia juga direncanakan untuk memiliki kehadiran yang jauh lebih sedikit daripada sekarang.

Akhir cerita yang ku bayangkan adalah dia akan menyeret dirinya sendiri dengan cara yang menyedihkan dan buruk seperti Yuan Li, lalu dikalahkan oleh kelompok protagonis.

Namun setelah siklus ke-6, Aku tidak ingin lagi menulis karakter bos terakhir yang hanya menyedihkan dan jelek.

Dan sama seperti Aku telah memberikan beberapa akhir cerita karakter yang, bahkan bagiku, terasa indah…

Aku khawatir akhir cerita akan menjadi terlalu kasar, jadi Aku memanfaatkan kekuatan banyak karakter dan merevisi sepenuhnya bagian akhirnya.

Seandainya Aku mengikuti ide awalnya, mungkin…

Akhir cerita itu pasti akan jauh lebih vulgar.

Bahkan jika dipikir-pikir sekarang, akhir cerita yang sekarang jauh lebih baik.

Sungguh…

Menurutku itu cerita yang bagus.

Menyebutnya sebagai ‘kepala naga dan ekor naga’ rasanya agak berlebihan, bahkan bagiku…

Rasanya lebih seperti kepala imoogi, tubuh ular, dan baru di bagian paling akhir ia akhirnya menumbuhkan ekor naga.

Sesuatu seperti mangdu-sache-yongmi (蟒頭蛇體龍尾/kepala ular piton, badan ular, ekor naga) mungkin persis sesuai dengan level yang dicapai oleh A Regressor’s Tale of Cultivation.

Tapi ya sudahlah…

Pada akhirnya, bukankah akhir cerita adalah hal yang paling penting dalam sebuah karya?

Agak canggung rasanya mengatakan ini dengan mulutku sendiri, tapi…

Bahkan aku pun berpikir bahwa untuk bagian akhir… setidaknya untuk bagian puncak, aku mencurahkan segenap hati dan darahku ke dalamnya.

Begadang berhari-hari tanpa henti, merasa umurku terkikis oleh kopi dan es americano dengan tambahan shot, bahkan tidak mampu makan tiga kali sehari seperti manusia normal, kehilangan kesadaran akan siang dan malam dan hanya bergumam “uhhh, ughhh” sambil menulis dalam keadaan linglung.

Bahkan aku pun berpikir…

Berlari sejauh ini sungguh melelahkan.

Dan Aku berhasil mewujudkan akhir cerita persis seperti yang ku bayangkan pertama kali.

Adapun petunjuk-petunjuk yang telah ku sampaikan, Aku hanya menyebarkan apa yang mampu ku tangani, jadi Kurasa Aku telah memasukkan hampir semua hal yang perlu dimasukkan.

Jika masih ada petunjuk yang belum terselesaikan, hal itu akan dibahas dalam cerita-cerita di bagian penutup, atau, jika tidak pernah terselesaikan, Kau dapat menganggapnya sebagai “ada latar seperti ini juga”—detail yang hanya ada untuk menjelaskan dunia tersebut.

Kau bahkan bisa menganggapnya bukan sebagai MacGuffin[i], bahkan bukan pertanda yang sebenarnya.

Oh, tentu saja, ada MacGuffin sungguhan seperti Pak Tua Eom dari Perpustakaan Cheongnan, tapi ya sudahlah…

[Note: Eomcheongnan artinya Tremendous.]

Karya apa di dunia ini yang tidak memiliki MacGuffin?

Namun dengan mempertimbangkan semua itu,

Bahkan aku pun berpikir begitu!

Akhir cerita A Regressor’s Tale of Cultivation ternyata bagus!

Huaaaaaaaah!!!

Dan!!!

Aku juga tahu betul bahwa semua ini tidak dicapai hanya dengan kekuatanku sendiri.

Sekalipun Akulah yang mengamati cerita tersebut,

Munpia-lah yang membantuku memberi tahu dunia apa yang ku amati!

Dan Raon E&M, yang menandatangani kontrak denganku!

Aku ingin berterima kasih pada Seong-in Hyung, yang memberiku kontak pertama berupa pesan yang sangat panjang dan tulus, dan yang terus-menerus meninggalkan komentar pada postingan kontak tersebut sehingga pemberitahuan penawaran kontrak terus muncul untukku.

Mungkin sekarang kau berada di Munpia, tapi gelar ‘editor pertama yang bertanggung jawab’ adalah milikmu, Hyung.

Di hatiku, Kau akan selalu menjadi editor nomor satu bagiku.

Dan CEO Lee Jae-hwan, yang sekarang telah mendirikan perusahaan Storywave, memberiku begitu banyak nasihat ketika dia masih menjadi direktur divisi di Raon E&M—kata-kata yang benar-benar seperti emas dan giok.

Kurasa alasan mengapa begitu banyak orang bisa datang ke A Regressor’s Tale of Cultivation mungkin berkat saran yang dia berikan padaku tentang sampulnya.

Dan dari sisi webtoon juga, CEO benar-benar turun tangan ke sana kemari dan melakukan banyak hal di balik layar, dan Kurasa itulah mengapa webtoon ini bisa sebagus ini.

Menurutku, jika berbicara tentang webnovel, orang yang paling jeli dalam memilihnya mungkin adalah CEO.

Aku sungguh bersyukur.

Aku juga ingin menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya pada Direktur Kwak Seong-yong, yang menjadi editor kedua yang bertanggung jawab atas A Regressor’s Tale of Cultivation. Aku hanya bisa meminta maaf atas semua keterlambatanku dalam menyerahkan naskah karena Aku berusaha untuk memperpanjangnya.

Terima kasih telah menemaniku selama satu setengah tahun yang panjang itu, mendampingiku hingga akhir A Regressor’s Tale of Cultivation, menangani adaptasi webtoon dengan sangat baik, dan mengajariku banyak hal yang membuatku penasaran.

Tentu saja Aku akan menyapa kalian bertiga secara langsung, Tapi Aku ingin menundukkan kepala sekali lagi terlebih dulu.

Terima kasih banyak untuk semuanya sampai saat ini.

Dan Aku juga ingin menyampaikan dukungan pada Artist Kim Moo-hyun dari Haksan Publishing, yang kini memulai serialisasi webtoon ini. Sekali lagi, terima kasih telah mempersiapkan webtoon yang luar biasa ini selama hampir dua tahun… dan akhirnya merilisnya dengan gemilang.

Setiap kali Kau menggambar Chapter dari siklus pertama, Kau selalu mengirim drafnya ke Raon untuk diperiksa—perhatian penuh kasih sayang yang Kau tunjukkan membuatku tak tahu harus berkata apa untuk mengucapkan terima kasih.

Yang bisa ku katakan hanyalah bahwa Aku telah melakukan yang terbaik dengan cerita aslinya sehingga, meskipun hanya beberapa bagian yang diadaptasi, Kau tetap dapat mencapai kesimpulan yang memuaskan, dan Kuharap hal itu dapat membalas setidaknya sebagian kecil rasa terima kasihku.

Dan selain mereka,

PD Kim Ki-hyun dari Munpia.

Saat A Regressor’s Tale of Cultivation pertama kali dihubungi, Kau adalah salah satu dari dua finalis bersama Seong-in Hyung, jadi Aku ingin mengucapkan terima kasih karena selalu sangat menyukai A Regressor’s Tale of Cultivation.

Selain itu, orang yang paling sering mentraktirku makan (termasuk seluruh manajemen, tanpa terkecuali) adalah PD Kim Ki-hyun, jadi setiap kali Aku memikirkan Munpia sekarang, gambar PD Kim adalah hal pertama yang terlintas di benakku.

Ke depannya pun, Aku akan berada di bawah bimbinganmu untuk pekerjaan selanjutnya.

Selain mereka, hadir pula CEO Raon E&M, Penulis Song Hyun-woo, serta banyak editor dan staf lainnya.

CEO Munpia Son Je-ho, pemimpin tim dan kepala divisi seni bela diri-fantasi Munpia, dan bahkan pemimpin bagian yang memberiku kartu nama di kursi sebelah kemarin—terima kasih banyak pada kalian semua.

Dan pada orang yang bertanggung jawab mengunggah ke Series, meskipun kita belum pernah bertemu sekalipun, terima kasih juga untuk mu.

Kepada semua orang yang telah mengalami kesulitan karena ku setiap saat, Aku menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya.

Kepada ilustrator mucuzi, yang menggambar sampul dan ilustrasi pertama.

Kepada ilustrator Seril (세릴), yang menggambar sampul dan ilustrasi kedua dan ketiga.

Kepada ilustrator failose, yang menggambar ilustrasi karakter.

Kepada kalian semua, Aku menundukkan kepala sebagai tanda terima kasih.

Para ilustrator sangat membantu dalam menyampaikan gambaran karakter-karakter dalam A Regressor’s Tale of Cultivation kepada para pembaca.

Dan terakhir, ilustrator failose (실패배), sungguh…

Aku ingin mengucapkan terima kasih karena telah memberiku sejumlah besar karya Fan-Art yang benar-benar luar biasa.

Sesuai dengan Gelarmu, kau adalah Heavenly Venerable Taenghwa.

Terima kasih.

Selain para ilustrator tersebut, masih banyak ilustrator lain yang menggambar Fan-Art dari karakter-karakter dalam A Regressor’s Tale of Cultivation.

Aku hanya bisa sangat, sangat, sangat berterima kasih karena Kau memilih untuk menampilkan keahlian luar biasamu di sini, pada karya ini…

Aku tidak punya apa pun yang berani ku berikan pada kalian semua selain kata-kata: Terima kasih banyak.

Tidak peduli seberapa banyak seorang penulis adalah orang yang mengamati cerita dan mewujudkan kisah tersebut menjadi kenyataan…

Alasan utama mengapa A Regressor’s Tale of Cultivation bisa sampai sejauh ini adalah karena para pembaca ada di sana.

Aku bisa melakukan serialisasi karena ada platformnya.

Aku bisa menghasilkan uang dari itu berkat manajemen yang baik.

Dan Kupikir itu menjadi terkenal karena para ilustrator dan tangan-tangan terampil dari begitu banyak orang.

Terima kasih, dan terima kasih sekali lagi.

Berkat dukungan semua orang, A Regressor’s Tale of Cultivation dapat terwujud.

Terima kasih.

Dan dengan komik avatar penulis Tremendous edisi peringatan 25 tahun yang digambar oleh ilustrator failose, Aku akan menyampaikan ucapan terima kasih dan mengakhiri ini.

Suatu hari nanti, beberapa epilog dan cerita sampingan akan diunggah.

Dan kita akan bertemu lagi—mungkin juga suatu hari nanti—dalam karya selanjutnya yang mungkin akan datang.

Aku mencintaimu.

 

 

[i] MacGuffin adalah elemen plot berupa objek, karakter, atau tujuan yang dikejar oleh para protagonis, berfungsi sebagai penggerak utama cerita, namun sebenarnya tidak memiliki nilai penting intrinsik bagi jalan cerita itu sendiri. Ini adalah alat narasi untuk menciptakan ketegangan, memaksa aksi, dan bisa diganti dengan benda lain tanpa mengubah inti cerita.

Prev
Novel Info

Comments for chapter "Chapter 808"

MANGA DISCUSSION

Leave a Reply Cancel reply

You must Register or Login to post a comment.

Dukung Kami

Dukung Kami Dengan SAWER

Join Discord MEIONOVEL

YOU MAY ALSO LIKE

seikenworldbreak
Seiken Tsukai no World Break LN
January 26, 2024
Emperor of Solo Play
Bermain Single Player
August 7, 2020
conqudying
Horobi no Kuni no Seifukusha: Maou wa Sekai wo Seifuku Suruyoudesu LN
August 18, 2024
image002
Otome Game no Hametsu Flag shika nai Akuyaku Reijou ni Tensei shite shimatta LN
June 18, 2025
  • HOME
  • Donasi
  • Panduan
  • PARTNER
  • COOKIE POLICY
  • DMCA
  • Whatsapp

© 2026 MeioNovel. All rights reserved

Sign in

Lost your password?

← Back to Baca Light Novel LN dan Web Novel WN,Korea,China,Jepang Terlengkap Dan TerUpdate Bahasa Indonesia

Sign Up

Register For This Site.

Log in | Lost your password?

← Back to Baca Light Novel LN dan Web Novel WN,Korea,China,Jepang Terlengkap Dan TerUpdate Bahasa Indonesia

Lost your password?

Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.

← Back to Baca Light Novel LN dan Web Novel WN,Korea,China,Jepang Terlengkap Dan TerUpdate Bahasa Indonesia