Shunkashuutou Daikousha LN - Volume 3 Chapter 10
KATA PENUTUP
Semoga pesan ini menemukanmu dalam keadaan baik. Sudah lama kita tidak bertemu.
Aku telah melewati berbagai musim untuk bertemu denganmu sekali lagi.
Kini saatnya musim panas, musim penuh sukacita dan cinta dalam segala aspek kehidupan.
Saya dapat menyampaikan semua ini kepada Anda berkat dukungan Anda yang luar biasa. Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya.
Saya menerima penghargaan sebelum buku ini diterbitkan. Terima kasih banyak.
Namun, kehormatan itu bukan hanya milikku.
Selalu pembacalah yang menjadikan seorang penulis sebagai penulis, begitu pula semua orang yang terlibat dalam menyebarkan cerita ini ke seluruh dunia, dan staf toko buku yang menempatkannya di rak-rak mereka.
Berkat dukungan Anda, penulis rendahan ini bisa berjuang hanya dengan tongkat kayu dan perisai teko. Hanya itu yang bisa saya pegang.
Hidupku berlanjut hingga hari ini berkat orang lain, seperti yang selalu terjadi. Aku bersyukur setiap hari.
Jadi, aku merangkai kisah-kisah ini untuk dunia luar. Aku memegang jarumku untuk menjahit setiap kata dengan sepenuh hati dan jiwa, dengan harapan itu akan membuatmu bahagia. Dan aku memang berharap kau bahagia. Aku ingin kisah ini menjadi penghiburmu di malam-malam terpanjang.
Ada kalanya kamu tidak ingin pagi datang, atau menangis karena takut akan malam.
Keempat musim, pagi, dan malam mungkin memiliki momen-momen yangHal-hal yang kau benci. Momen-momen yang akan membuatmu merasa hidup ini mengerikan, ketika gagasan untuk hidup sedetik pun terasa mencekik.
Aku ingin dunia buku membawamu pada cinta dan kesenangan.
Saya berharap, meskipun hanya sesaat, saya dapat membantu Anda menjadi sedikit lebih menyukai dunia.
Anda mungkin menganggap ini sebagai sikap ingin tahu atau lancang dari saya, dan saya mohon maaf jika demikian.
Saya akhirnya berpikir seperti ini karena, sejak kecil, saya telah diselamatkan oleh begitu banyak cerita dari orang-orang yang belum pernah saya temui. Ketika masa-masa sulit, selalu petualangan di dunia lain inilah yang meringankan beban hati saya.
Apakah menurutmu itu terlalu berpikiran sempit? Terlalu sedih dan kesepian?
Sekalipun begitu, saya ingin orang-orang yang kesepian di luar sana memiliki sekutu di dunia ini.
Kisah Summer akan berlanjut, dan saya ingin berterima kasih kepada toko buku, penerbit, para desainer, editor, semua orang yang terlibat, teman-teman, dan keluarga, karena telah menyaksikan perjalanan ini hingga selesai.
Suoh, terima kasih telah memberikan warna-warna indah pada dunia ini, seperti biasanya. Aku bisa berlari berkat ilustrasi-ilustrasimu.
Dan kamu, yang kini berdiri di sisiku berkat buku ini—terima kasih.
Kuharap kau tetap di sini bersamaku sedikit lebih lama. Mari kita saksikan bersama kisah anak panah yang terbang menuju langit musim panas.
Sampai jumpa di volume berikutnya.
